Yuk Kenali Komponen Genset Listrik dan Fungsinya di Sini

Sebagai mesin yang kini penggunaannya begitu erat dengan kehidupan, maka mengetahui komponen yang dimiliki oleh genset listrik tentu menjadi hal yang cukup penting. Terlebih bila anda hendak membeli mesin satu ini. Meski pemasangannya tetap membutuhkan tenaga ahli, setidaknya anda di kemudian hari dapat menggunakan alat ini dengan baik dan benar.

Komponen Penyusun Generator Listrik

1. Tangki Bahan

Salah satu komponen yang penting sebagai penyusun genset yaitu tangki bahan. Sesuai dengan namanya, bagian ini merupakan tempat yang berfungsi sebagai penampung bahan bakar. Selain itu tangki bahan juga ternyata mempunyai fungsi lain, yaitu durasi yang dihasilkan oleh genset untuk tetap menghasilkan listrik.

2. Engine

Engine atau mesin merupakan salah satu komponen paling penting pada genset listrik. Engine ini adalah sumber dari energi mekanis yang dimiliki oleh generator set. Untuk menghidupkan energi kinetik dai engine, maka dibutuhkan bahan bakar seperti bensin atau gas. Untuk kapasitas yang lebih besar, umumnya ada pula yang menggunakan solar.

3. Exhaust Cooling

Komponen Penyusun Generator Listrik

Mendengar namanya, tentu anda sudah mengetahui fungsi dari komponen satu ini. Apabila sebuah genset listrik tidak memiliki exhaust cooling, bukan hal yang tidak mungkin jika mesinnya bisa meledak akibat terlalu panas. Komponen satu ini memang memungkinkan generator set untuk meminimalisir panas yang muncul ketika beroperasi.

4. Alternator

Alternator adalah komponen yang mengkonversi energi, dimana energi ini dihasilkan oleh mesin menjadi energi listrik. Biasanya bagian alternator ini mempunyai sejenis rotor atau amature, yang bekerja langsung pada generator. Alternator sangat vital pada genset listrik, sebab medan magnet jadi bergerak dan membuahkan listrik di dalamnya.

5. Voltage Regulator

Komponen voltage regulator berfungsi mengatur besaran tegangan, yang telah dihasilkan oleh genset listrik. Bagian ini cukup penting, karena membuat tegangan listrik jauh lebih stabil. Sehingga peralatan peralatan anda yang menerima energi listrik dari genset, tidak mudah mengalami kerusakan elektrikal dan menjadi lebih awet.

Itulah beberapa komponen dari generator set beserta fungsinya yang perlu anda ketahui. Semua komponen ini tentunya bekerja bersama sama dan berkesinambungan, antara satu dengan lainnya. Sehingga membuat genset yang digunakan untuk menghasilkan listrik, dapat bekerja secara optimal sesuai dengan performa yang diharapkan.

Tagged :

Pemula Wajib Tahu! Berikut 4 Kiat dalam Mengoperasikan Genset Listrik

Setiap mesin yang digunakan untuk membantu kebutuhan manusia tentu memiliki tata cara tersendiri dalam pengoperasiannya. Bahkan umumnya mesin mesin tersebut dibekali dengan buku manual untuk pengguna, termasuk juga genset listrik. Apabila anda masih awam dengan alat satu ini, berikut perhatikan beberapa kiat dalam menggunakannya.

Tips Menggunakan Generator Set

1. Pastikan Oli Mesin

Apabila anda hendak mengoperasikan generator set, maka pastikan bahwa alat tersebut sudah terisi oleh oli mesin yang sesuai dengan kapasitasnya. Penting untuk diingat bahwa oli ini tidak boleh terlalu melebihi kapasitas yang dibutuhkan. Sebab bisa berakibat genset tidak mau menyala, atau berjalan tidak normal dan tersendat sendat ketika digunakan.

2. Pastikan Bahan Bakar

Selain oli mesin, anda juga perlu memastikan bahwa bahan bakar dari genset listrik sudah terisi dan tidak dalam keadaan habis. Bila anda menggunakan generator jenis baterai, maka anda dapat melewatkan tahap satu ini. Selain itu, jika bahan bakar sudah habis sebaiknya anda isikan kembali secukupnya yang tidak terlampau sedikit maupun terlalu penuh.

3. Pastikan Ohm Saklar

Tips Menggunakan Generator Set

Agar tidak terjadi kecelakaan kerja dan penggunaan generator set bisa memenuhi kebutuhan dengan baik, maka pastikan bahwa Ohm sakral sudah dipindahkan. Pastikan bahwa arus generator dalam posisi ON, sementara untuk arus PLN sudah dalam kondisi off sebelum menghidupkan genset listrik. Dengan begitu tidak ada arus yang akan tumpang tindih.

4. Pastikan Accu

Tahap satu ini juga tidak boleh anda lewatkan dalam mengoperasikan genset listrik. Kondisi accu yang baik dapat anda lihat ketika menghidupkan generator set menggunakan starter. Sama seperti kendaraan bermotor, apabila mesin langsung hidup berarti menandakan accu atau aki masih dalam kondisi prima. Sebaliknya, jika starter sulit maka kemungkinan terjadi masalah pada aki.

Setelah masing masing tips di atas anda lakukan, maka bisa dibilang bahwa genset yang anda miliki dalam keadaan baik dan dapat beroperasi dengan optimal. Selain itu risiko kecelakaan kerja juga sudah diatasi. Selanjutnya anda dapat memanfaatkan penggunaan generator set tersebut, untuk memenuhi berbagai kebutuhan listrik yang tidak terpenuhi oleh sumber utama.

Tagged :

Mudah dan Aman, Berikut Cara Menggunakan Genset Listrik di Rumah

Di Indonesia, mungkin masyarakat sudah cukup sering merasakan pemadaman bergilir dalam keseharian. Hal ini bisa diantisipasi dengan penggunaan genset listrik, sebagai pengganti sumber listrik PLN. Namun dalam mengoperasikan generator set tentu tidak boleh sembarangan, karena bisa berbahaya. Berikut cara mudah dan aman dalam pengaplikasian genset.

Cara Menggunakan Generator Set

1. Pastikan Bahan Bakar dan Oli Sudah Terisi

Layaknya mesin pada umumnya, generator set juga bekerja dengan bahan bakar yang bisa berasal dari bensin, solar, dan lain sebagainya. Jika bahan bakar tersebut habis, anda bisa mengisikannya kembali dengan kapasitas secukupnya (tidak penuh dan tidak terlalu sedikit). Oli juga jangan melebihi kapasitas, karena bisa membuat jalannya mesin menjadi tidak normal.

2. Penempatan Genset

Ketika genset listrik digunakan maka akan menghasilkan getaran. Oleh karena itu penempatan genset di rumah sebaiknya diletakkan pada media yang datar. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar generator set tersebut tidak berpindah, dari lokasi awal penempatannya mengingat bahwa getaran tersebut bisa membuat genset berpindah jika diletakkan pada tempat yang miring.

3. Ruangan Tempat Genset

Cara Menggunakan Generator Set

Selain diletakkan pada media yang datar, penting bagi anda untuk memperhatikan ruangan penempatan tersebut. Pastikan bahwa ruang tempat anda meletakkan genset listrik memiliki ventilasi yang memadai. Sebab mesin satu ini dapat menghasilkan karbon monoksida, yang dapat mengkontaminasi kualitas udara dalam rumah.

4. Penggunaan Genset Saat Beroperasi

Saat digunakan, pastikan bahwa memang tidak ada arus listrik PLN yang mengalir. Kemudian jangan sampai kabel dari mesin ini terendam oleh air, karena bisa menyebabkan konsleting apabila terdapat kulit kabel yang terbuka. Selain itu, saat generator baru dihidupkan terdapat beberapa hal yang perlu untuk anda perhatikan.

Sebaiknya anda mencoba terlebih dahulu penggunaan peralatan listrik yang mengkonsumsi daya besar, baru dilanjutkan dengan peralatan dengan daya kecil. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya beban berlebihan secara mendadak yang bisa menyebabkan trip. Karena masing masing genset listrik juga tersedia dengan kapasitas yang berbeda.

Penggunaan genset memang saat ini sudah semakin umum di rumah rumah. Jika anda ingin memiliki mesin ini secara pribadi, maka hal utama yang penting untuk dilakukan yaitu mematuhi aturan pemasangan serta segala tata cara penggunaan yang ada. Anda dapat mempelajarinya lebih lanjut di buku manual, untuk menghindari risiko bahaya penggunaan yang salah.

Tagged :

Yuk Intip Jenis Jenis Genset Listrik yang Ada di Pasaran

Generator set atau genset yang pertama kali ditemukan pada tahun 1831 oleh Michael Faraday, kini semakin tersedia dalam banyak inovasi. Pasalnya, mesin yang digunakan untuk menghasilkan listrik ini penggunaannya semakin dibutuhkan dalam kehidupan. Tidak heran jika jenis jenisnya semakin beragam. Berikut beberapa jenis genset listrik yang ada di pasaran.

Jenis Jenis Generator Set

1. Genset Diesel

Yang pertama ada mesin genset diesel, yang cukup mudah untuk anda temukan di pasaran. Umumnya, model satu ini mempunyai kapasitas yang sangat tinggi yaitu berkisar 5.000 watt hingga 2 juta watt. Jenis genset yang mempunyai silinder dari 12 hingga 16 tersebut mempunyai kelebihan tersendiri, yaitu sangat mudah untuk diaplikasikan dan dioperasikan.

2. Genset Portable

Sesuai dengan namanya, jenis genset listrik satu ini bisa anda bawa kemana mana untuk memenuhi kebutuhan. Tentunya umumnya genset portable mempunyai ukuran yang kecil, untuk memudahkan pemindahannya. Biasanya banyak yang memanfaatkan genset portable untuk kebutuhan listrik di perkemahan atau acara lapangan.

3. Genset Bensin

Genset Bensin

Jenis genset listrik berikutnya yaitu genset bensin, yang cukup banyak diminati karena harga jualnya yang relatif jauh lebih murah. Karena memanfaatkan bahan bakar bensin, umumnya jenis ini memiliki kapasitas hingga 10 ribu watt. Sehingga penggunaannya banyak diaplikasi di rumah rumah yang tidak memerlukan daya besar.

4. Genset Turbin

Genset turbin bisa dibilang merupakan mesin generator set yang memiliki kapasitas paling besar. Pasalnya, kapasitas dari jenis ini bisa mencapai 2 juta watt. Bahkan satu kota kecil dapat dipenuhi kebutuhan listriknya, dengan menggabungkan beberapa genset listrik jenis turbin. Meski begitu, pembuatan mesin genset turbin diperlukan perhitungan yang cermat.

Sebab kapasitasnya yang begitu besar juga harus disesuaikan dengan kondisi sekitar. Turbin yang nantinya dapat menghasilkan putaran ke generator dan menghasilkan listrik ini, bisa berupa turbin uap, turbin udara, maupun turbin air. Banyak pabrik pabrik besar yang mengaplikasikan penggunaan genset turbin untuk memenuhi kebutuhan listrik usahanya.

Tentunya masing masing jenis genset tersebut juga tersedia lagi dalam berbagai tipe, yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Karena zaman semakin modern, fitur fitur yang dimiliki oleh beberapa genset juga semakin canggih. Dimana semakin canggih fiturnya, maka harganya akan semakin mahal pula sehingga anda perlu menyesuaikannya juga dengan budget.

Tagged :

Mengenal 2 Macam Genset Listrik Berdasarkan Jenis Arus Listrik yang Dihasilkan

Genset atau generator set merupakan mesin yang dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik, ketika sumber listrik utama tidak berjalan atau berfungsi sebagaimana mestinya. Genset listrik ini bila berdasarkan jenis arus listriknya, dibedakan menjadi dua yaitu generator listrik AC dan generator listrik DC.

Macam Macam Generator Listrik

1. Generator Listrik AC

Anda yang mempelajari mengenai sistem kelistrikan tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah arus listrik AC. Arus listrik AC atau alternating current merupakan arus yang arahnya bolak balik, di dalam sebuah rangkaian listrik. Arus jenis ini mengalir atau bergerak secara periodik bolak balik, dari arah kutub satu ke kutub lainnya.

Aliran yang bolak balik tersebut, menghasilkan arus yang secara periodik memiliki nilai positif dan juga negatif. Apabila digambar dalam grafik, nilai arus AC membentuk gelombang sinusoidal. Dimana gelombang tersebut memiliki nilai frekuensi tertentu. Untuk prinsip kerja generator listrik AC, sebenarnya serupa dengan genset listrik DC.

Prinsip kerjanya yaitu menggunakan prinsip elektromagnetik. Hanya saja pada model satu ini, hanya ada satu komponen saja yang membuat arus listrik terbangkitkan berupa arus bolak balik yang sudah disebutkan sebelumnya. Komponen yang dimaksud yaitu slip ring, dengan bentuk lingkaran penuh (berbeda dengan slip ring generator DC).

2. Generator Listrik DC

Macam Macam Generator Listrik

Seperti yang sudah dijelaskan pada generator AC, bahwa generator listrik DC juga mempunyai prinsip kerja menggunakan prinsip elektromagnetik. Pada genset listrik DC ini terdiri atas komponen yang sama persis dengan motor listrik DC. Pada model ini, rotor generator diskemakan dengan sebuah kawat penghantar listrik atau armature dengan bentuk persegi panjang. Di kedua kawat angker tersebut terpasang komutator berbentuk lingkaran.

Dimana lingkaran tersebut terbelah menjadi dua, sehingga banyak yang menyebut komponen ini dengan nama cincin belah. Komponen inilah yang menjadikan pembeda antara genset listrik DC dengan generator listrik AC. Komutator tersebut akan memungkinkan arus listrik induksi yang dialirkan berupa arus listrik DC.

Pada generator listrik sendiri terdapat dua komponen utama yaitu sator atau bagian yang diam, dan rotor atau bagian yang bergerak. Komponen rotor akan berhubungan dengan poros generator listrik, dimana poros ini berputar pada pusat stator. Poros generator tersebut umumnya akan diputar dengan usaha dari luar, seperti turbin air atau uap untuk mengalirkan listrik.

Tagged :