Mengenal 2 Macam Genset Listrik Berdasarkan Jenis Arus Listrik yang Dihasilkan

Genset atau generator set merupakan mesin yang dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik, ketika sumber listrik utama tidak berjalan atau berfungsi sebagaimana mestinya. Genset listrik ini bila berdasarkan jenis arus listriknya, dibedakan menjadi dua yaitu generator listrik AC dan generator listrik DC.

Macam Macam Generator Listrik

1. Generator Listrik AC

Anda yang mempelajari mengenai sistem kelistrikan tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah arus listrik AC. Arus listrik AC atau alternating current merupakan arus yang arahnya bolak balik, di dalam sebuah rangkaian listrik. Arus jenis ini mengalir atau bergerak secara periodik bolak balik, dari arah kutub satu ke kutub lainnya.

Aliran yang bolak balik tersebut, menghasilkan arus yang secara periodik memiliki nilai positif dan juga negatif. Apabila digambar dalam grafik, nilai arus AC membentuk gelombang sinusoidal. Dimana gelombang tersebut memiliki nilai frekuensi tertentu. Untuk prinsip kerja generator listrik AC, sebenarnya serupa dengan genset listrik DC.

Prinsip kerjanya yaitu menggunakan prinsip elektromagnetik. Hanya saja pada model satu ini, hanya ada satu komponen saja yang membuat arus listrik terbangkitkan berupa arus bolak balik yang sudah disebutkan sebelumnya. Komponen yang dimaksud yaitu slip ring, dengan bentuk lingkaran penuh (berbeda dengan slip ring generator DC).

2. Generator Listrik DC

Macam Macam Generator Listrik

Seperti yang sudah dijelaskan pada generator AC, bahwa generator listrik DC juga mempunyai prinsip kerja menggunakan prinsip elektromagnetik. Pada genset listrik DC ini terdiri atas komponen yang sama persis dengan motor listrik DC. Pada model ini, rotor generator diskemakan dengan sebuah kawat penghantar listrik atau armature dengan bentuk persegi panjang. Di kedua kawat angker tersebut terpasang komutator berbentuk lingkaran.

Dimana lingkaran tersebut terbelah menjadi dua, sehingga banyak yang menyebut komponen ini dengan nama cincin belah. Komponen inilah yang menjadikan pembeda antara genset listrik DC dengan generator listrik AC. Komutator tersebut akan memungkinkan arus listrik induksi yang dialirkan berupa arus listrik DC.

Pada generator listrik sendiri terdapat dua komponen utama yaitu sator atau bagian yang diam, dan rotor atau bagian yang bergerak. Komponen rotor akan berhubungan dengan poros generator listrik, dimana poros ini berputar pada pusat stator. Poros generator tersebut umumnya akan diputar dengan usaha dari luar, seperti turbin air atau uap untuk mengalirkan listrik.

Tagged :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *